9 Terdakwa Korupsi Puskesmas Rawat Inap Teluk Meranti Pelalawan Divonis Penjara

BeritaPelalawan.com, Hukum - Pengadilan Tipikor Pekanbaru, akhirnya menjatuhkan sanksi pidana penjara kepada sembilan terdakwa korupsi pembangunan Puskemas Rawat Inap di Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. 

Kesembilan terdakwa yang dinyatakan terbukti secara sah melakukan perbuatan melawan hukum yang menyebabkan terjadinya kerugian negara. 

Perbuatan kesembilan terdakwa, Syamsari, Endang Hotib, Asmi, Idil Putra, Dame Saputra, Lukman, Arbainayati, Maria Tri Susilowati, dan Yulika Kuala, yang dinyatakan terbukti secara sah melakukan perbuatan melawan hukum yang menyebabkan terjadinya kerugian negara. Dijatuhi hukuman pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan (3,5 tahun) dan 4 tahun penjara. 

Amar putusan yang dibacakan majelis hakim yang diketuai JPL Tobing SH pada sidang yang digelar Senin (8/6/15) malam. Kesembilan terdakwa dijerat Pasal 3 Undang Undang RI no 31 tahun 1999, tentang tindak pidana korupsi. Dijatuhi tuntutan hukuman pidana penjara masing masing selama 5 tahun dan 6 tahun. 

" Menghukum terdakwa, Arbainayati, Maria Tri Susilowati dan Yulika Kuala serta terdakwa Syamsari, masing masing selama 3 tahun 6 bulan, denda Rp 50 juta subsidair 2 bulan," ucap JPL Tobing.

Sementara, terdakwa Endang Hotib, Asmi, Idil Putra, Dame Saputra dan Lukman dijatuhi hukuman pidana penjara masing masing selama 4 tahun, denda Rp 10 juta atau subsidair 2 bulan," jelas Tobing. 

Atas amar putusan tersebut, para terdakwa maupun jaksa menyatakan pikir pikir.

Sebelymnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Kerinci, Romi Rozali SH, M Amin SH, menuntut para terdakwa selama 5 tahun dan 6 tahun penjara. 

Terdakwa Arbainayati, terdakwa drg.Maria Tri Susilowati, Yulika Kuala dan Syamsari. Dituntut hukuman masing masing selama 5 tahun penjara, denda Rp 50 juta atau subsider 6 bulan.

Sedangkan untuk terdakwa Endang Khotib, Dame Saputran, Idil Putra, Lukman dan Asmi masing masing selama 6 tahun penjara, denda Rp 50 juta subsider 6 bulan.

Sementara, untuk membayar uang pengganti dibebankan kepada lima terdakwa yakni, Endang Khotib, sebesarp Rp 121.996.451. Terdakwa Azmi, sebesar Rp 16 juta. Idil Putra, Rp 20 juta. Terdakwa Dame Saputra, sebesar Rp 1,1 miliar, dan terdakwa Lukman Rp 650 juta. Jika tidak dibayar maka dapat diganti (subsider) dengan hukuman kurungan selama 3 tahun.

Seperti diketahui, pada kasus korupsi pembangunan Puskemas Rawat Inap di Teluk Meranti ini. JPU menghadirkan sembilan orang terdakwa kepersidangan yakni, Syamsari, Endang Hotib selaku perencana kegiatan, Asmi selaku pengawas di lapangan, Idil Putra selaku rekanan dari Direktur PT Indra Aganmar, Dame Saputra selaku pelaksana atau sub kontraktor, Lukman selaku pelaksana lapangan tahun 2010, Arbainayati selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Maria Tri Susilowati selaku PPTK tahun 2008, dan Yulika Kuala selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tahun 2008.

Perbuatan para terdakwa itu terjadi tahun 2009-2010 lalu. Dimana berdasarkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2009 dan 2010 melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Riau sebesar Rp3 miliar lebih. Setelah dana dikucurkan, proyek tidak selesai dan ambruk. 

Akibat perbuatan para terdakwa, negara dirugikan Rp 2,3 miliar berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau. (cid/rtc)
Name

Bandar Petalangan Bandar Sei Kijang Bandar Sekijang Bank Riau Kepri Berita Kepri Berita Pekanbaru Berita Pelalawan Berita Riau BeritaPelalawan BRK Budaya Bunut DPRD Riau Ekonomi Hukum Kerumutan Kesehatan Kesra Ketenagakerjaan KI Riau Kuala Terusan Langgam Lingkungan Pangkalan Kerinci Pangkalan Kuras Pangkalan Lesung Panwaslu Pelalawan Pilhan Pilihan Pilkada Pelalawan Pilkada Riau Pilkda Riau Politik Portal Berita Pelalawan RAPP Riau Sosbud Teluk Meranti dan Kuala Kampar Ukui Wisata Riau
false
ltr
item
Berita Pelalawan: 9 Terdakwa Korupsi Puskesmas Rawat Inap Teluk Meranti Pelalawan Divonis Penjara
9 Terdakwa Korupsi Puskesmas Rawat Inap Teluk Meranti Pelalawan Divonis Penjara
http://2.bp.blogspot.com/-z6-eqirnBpc/VYefT_5nr2I/AAAAAAAAA80/suD0NVq51GU/s400/Ilustrasi%2B-%2BBeritaPelalawan.jpg
http://2.bp.blogspot.com/-z6-eqirnBpc/VYefT_5nr2I/AAAAAAAAA80/suD0NVq51GU/s72-c/Ilustrasi%2B-%2BBeritaPelalawan.jpg
Berita Pelalawan
http://www.beritapelalawan.com/2015/06/9-terdakwa-korupsi-puskesmas-rawat-inap.html
http://www.beritapelalawan.com/
http://www.beritapelalawan.com/
http://www.beritapelalawan.com/2015/06/9-terdakwa-korupsi-puskesmas-rawat-inap.html
true
2566412678098831226
UTF-8
Berita Tidak Tersedia INDEKS + Selengkapnya Balas Batal Hapus Oleh Beranda HALAMAN POSTS Lihat Semua BERITA TERKAIT LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Permintaan Anda Tidak Tersedia Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy